Optimalisasi Hasil Dari Proses Panjang

Penulis: Amira

Foto: PPSRU, PPMJ, dan KATL ketika menerima sertifikasi ISPO dan RSPO secara bersamaan.

Perkumpulan Petani Sawit Rimbo Ulu (PPSRU) yang berasal dari Kabupaten Tebo, yang beranggotakan 1.421 petani swadaya sawit dengan luas area sebesar 2.510,70 hektare, telah menerima sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) pada medio 2026.

Dengan demikian, sertifikasi merupakan langkah awal untuk menunjukkan komitmen dalam melaksanakan pertanian berkelanjutan. Sertifikasi ISPO yang telah diraih, menunjukkan komitmen akan kepatuhan terhadap regulasi pertanian di Republik Indonesia. Sejalan dengan ISPO, bersertifikasi RSPO juga merupakan komitmen dalam menerapkan pertanian yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan tepat guna.

“Ini adalah awal dari lembaga yang telah dirintis selama kurang lebih tiga tahun. Setara Jambi mendampingi kami dalam pembentukan lembaga hingga berhasil meraih sertifikasi ISPO dan RSPO,” kata Sulamto, General Manager PPSRU.

Menurutnya, sertifikasi yang telah berhasil diraih setelah proses yang panjang bukan sebuah hasil akhir. Ke depan, akan ada peluang dan tantangan yang harus siap untuk dikelola oleh pengurus PPSRU untuk mencapai rencana kerja yang telah disusun oleh lembaga.

“Yang paling utama adalah memberikan manfaat untuk anggota PPSRU dan lingkungan sekitar. Ini bukan hanya tanggung jawab Generalk Manager dan pengurus saja, namun tanggung jawab kita bersama untuk dapat menggunakan dana kredit yang telah didapatkan dari penjualan sertifikasi RSPO dan mengakses program pemerintah dengan sertifikasi ISPO,” tuturnya.

Dana kredit yang diperoleh PPSRU adalah sarana untuk membangun kelembagaan, mewujudkan pertanian berkelanjutan di wilayah kerjanya, dan mewujudkan kemakmuran petani sawit di bawah naungannya.

“Saat ini, kami telah menerima hasil dari penjualan kreditsertifikasi RSPO. Kami berharap seluruh bagian PPSRU dapat guyub, saling bekerjasama dalam melaksanakan visi dan misi PPSRU,” tutup Sulamto*

 
 
 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *