Kolaborasi Karangtaruna Desa Lubuk Lawas, APBML, dan Yayasan Setara Jambi
Kolaborasi Karangtaruna Desa Lubuk Lawas, APBML, dan Yayasan Setara Jambi

Dalam penanaman pohon sebagai upaya konservasi/rehabilitasi sepadan sungai

Penulis : Rovario Adriana 

Penanaman pohon di sepadan sungai salah satu upaya konservasi dan rehabilitasi bantaran sungai, dimana saat ini sering sekali dijumpai sepadan sungai yang longsor / erosi akibat volume dan derasnya air ketika musim penghujan, tak sedikit daratan terkikis air  karena minimnya tanaman pohon yang dijumpai di bantaran sungai, padahal fungsi pohon amatlah baik untuk menahan tanah dari erosi dan juga memperbaiki kualitas air.


Yayasan Setara Jambi melalui program  FONAP, saat ini mendorong masyarakat Desa untuk mengkonservasi sungai, konservasi dengan mendorong Desa terkait budaya lubuk larangan, juga mendorong masyarakat Desa untuk aktif menanam pohon di sepadan sungai. Pada tanggal 31 Agustus 2022, Yayasan Setara Jambi berkontribusi dengan pengadaan bibit pohon sejumlah 1000 bibit untuk Desa Lubuk Lawas, dengan beberapa jenis tanaman pohon seperti : aren, mahoni, meranti, gaharu, bulian, jambu biji, matoa, ketapang kencana, pucuk merah, sirsak, jengkol, petai, durian, dan pinang.

Pengadaan bibit ini disambut baik oleh pemerintah Desa Lubuk Lawas, terlebih juga pemuda karangtaruna yang mendukung dan ikut dalam upaya konservasi sungai dengan penanaman pohon di sepadan sungai.

Pada tanggal 13 November 2022, pemuda karangtaruna Desa Lubuk lawas mengadakan penanaman pohon bersama APBML dan Yayasan Setara Jambi, penanaman pohon dilakukan di sepadan sungai Desa Lubuk Lawas, berlokasi di area rencana lubuk larangan dibawah jembatan gantung. Penanaman ini dilakukan atas semangat dan inisiatif  pemuda untuk mendukung konservasi sungai di Desa, dan mengingat pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan terutama sungai yang mereka miliki.


Kegiatan penanaman dilakukan pada pukul 10.00 Wib, diawali dengan menyeleksi bibit pohon yang telah layak untuk ditanam, dilihat dari ukuran tinggi bibit pohon dan ukuran batang pohon yang cukup besar, bibit pohon yang akan ditanam ialah petai, aren, matoa, durian, dan jengkol sejumlah  40 pohon.


Partisipasi karang taruna amatlah baik, dilihat dari beberapa pemuda dan pemudi Desa yang hadir dalam kegiatan tersebut, mereka membawa perlengkapan penanaman seperti cangkul dan parang untuk mempermudah dalam proses penanaman, walaupun sempat beberapa kali turun hujan saat pelaksanaan, tidak menyurutkan semangat pemuda/i Desa untuk tetap menanam pohon.

Rozi salah satu tokoh pemuda mengatakan  “ menjaga ekosistem sungai dan sepadan sungai memang harus dilakukan, saat ini memang dapat dilihat beberapa dataran sungai kami yang mulai erosi dan terkikis air, itu dikarenakan kurangnya pohon di sepadan sungai, kami atas nama pemuda Desa berterimakasih sebelumnya oleh Yayasan setara Jambi yang telah berkontribusi dalam pengadaan bibit, untu  saat ini kami berupaya untuk mengajak teman teman pemuda/i yang tergabung dalam karangtaruna Desa untuk ikut andil menanam pohon di sepadan sungai, karena siapa lagi yang harus bergerak untuk mengawali kegiatan penanaman ini selain pemuda/i Desa “.


Tidak hanya Karangtaruna, pada kegiatan penanaman pohon ini juga diikuti oleh petani sawit swadaya yang tergabung kedalam Asosiasi Petani Berkah Mandah Lestari (APBML), keikut sertaaan petani sawit ini,  karena kewajiban petani sawit untuk konservasi sungai, APBML sebagai organisasi petani sawit juga telah banyak berkontribusi untuk Desa Lubuk Lawas, dilihat juga banyaknya plang himbauan yang dipasang di sepadan sungai, seperti plang himbauan dilarang menyemprot menggunakan pestisida  area sepadan sungai, ini menandakan bahwa APBML berupaya untuk mengajak petani sawit agar dapat mengkonservasi sungai.



Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)