Yayasan Setara Gelar Pelatihan Kewirausahaan dan Berpartisipasi Dalam Festival Desa dan Kota

By Yonna Ferdiansyah 10 Mar 2020, 13:38:50 WIB Inovasi Setara

Yayasan Setara Gelar Pelatihan Kewirausahaan dan Berpartisipasi Dalam Festival Desa dan Kota

*Festival Desa dan Kota dilaksanakan pada tanggal 17-19 Januari 2020 di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta Selatan.

SAAT festival digelar, ketika masuk ke area Bumi Perkemahan Ragunan, maka akan langsung melihat berbagai macam poster bertemakan pangan lokal sebagai bentuk kampanye pangan dan juga beberapa tulisan mengenai kondisi pangan yang ada di Indonesia dan sewaktu menelusuri semua area festival akan menemukan beragam kegiatan edukasi bertema pangan lokal di tiga sawung workshop, pertanian dan beragam jenis olahan pangan lokal, kerajinan yang berasal dari berbagai desa di penjuru Indonesa.

Baca Lainnya :


Festival Desa dan Kota 2020 adalah agenda/acara yang hampir rutin dilakukan tiap tahunnya sejak tahun 2012 yang digawangi oleh Perkumpulan Indonesia Berseru dengan melibatkan jaringan-jaringan lembaga dan komunitas peduli desa dan pangan lokal dari berbagai daerah, kegiatan merupakan bentuk kampanye untuk mempertemukan produsen pangan yaitu orang desa, produsen pangan dan masyarakat perkotaan. Kegiatan ini diikuti oleh partisipan lebih dari 16 kabupaten yang tersebar di Sumatera, Jawa, Sulawesi dan Kalimantan. “Yang ikut pada kegiatan kali ada lebih dari 40 komunitas pendamping dan sekitar 20 pelaku ekonomi kreatif kota,” tutur Ida selaku perwakilan dari Perkumpulan Indonesia Berseru.

Seperti yang kita ketahui bahwa para produsen pangan di pedesaan banyak sekali mengalami kendala dan tantangan-tantangan,contohnya akses pemasaran. Melalui event ini diharapkan menjadi perpanjangan tangan antara si produsen pedesaan dengan konsumen yang ada diperkotaan. Dengan adanya pasar yang tetap, tentu memperkuat usaha tersebut untuk dapat bertahan dan berkembang, tidak menutup kemungkinan juga anak-anak di desa bisa menjadikan usaha kecilnya sebagai sumber penghasilan utama dan mereka tidak meninggalkan desa untuk mencari pekerjaan di kota.

Yayasan Setara Jambi, merupakan kali keempat hadir dan berpartisifasi dalam festival ini, namun berbeda dengan kali ini, karena Yayasan Setara tidak datang sendiri, melainkan mengajak rekan-rekan NGO lain yang berasal dari Sumatera dan Kalimantan untuk berpartisifasi dalam festival tahunan ini. Kegiatan dirangkaikan dengan pelatihan kewirausahaan; managemen usaha, strategi pemasaran dan pengemasan produk bersama dengan seorang trainer inspiratif dari Jogjakarta yaitu Bapak Sugeng Handoko, pelatihan dilaksanakan pada tanggal 16-17 Januari di Hotel Sahati Jakarta Selatan.

Hal berbeda lainnya adalah kali ini Yayasan Setara juga berkesempatan untuk mengadakan workshop dengan tema “Menumbuhkan Semangat Wirausaha dalam Pengembangan Produk Lokal” kemudian workshop ini dilanjutkan dengan demo memasak Tempoyak, Demo memasak tempoyak ini sangat menarik antusias dan respon dari pengunjung yang hadir dalam festival desa tersebut, demo masak Tempoyak ini dikerumuni pengunjung warga Jakarta yang mayoritas belum kenal makanan Tempoyak, dan sangat exited saat pertama kali mencicipi makanan olahan tempoyak tersebut. “Enak banget, gak nyangka durian bisa diolah jadi masakan kayak gini,” ujar salah satu pengunjung.

Dalam kesempatan ini, keikutsertaan Yayasan Setara Jambi juga dimanfaatkan untuk melakukan promosi dan juga memasarkan produk UMKM petani dari dampingan rekan-rekan NGO yang berasal dari Jambi, Palembang, Pekanbaru, Padang, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.

Berbagai produk yang ditampilkan di event antara lain Sambal dan Bumbu Tempoyak, Kerupuk Ubi & Ikan, Serundeng Pisang, Beras lokal, Beras Merah, Keripik Ikan & Ubi, Peyek Kacang, Kopi Robusta, Wajik, Bolu Nanas dan Madu Hutan. Selain itu ada juga produk kerajinan tangan seperti Bakul dan Kalung Batu.

“Ini menjadi ruang bagi teman-teman yang ada di Sumatera dan Kalimantan khususnya, untuk memperkenalkan produk pangan lokal dan kerajinan agar dikenal lebih luas, harapannya ke depan rekan-rekan NGO semakin banyak yang terlibat dalam Festival Desa dan Kota yang digawangi oleh Indonesia Beseru ini”,” ungkap Nurbaya Zulhakim selaku Direktur Yayasan Setara Jambi.

Adapun mitra Misereor yang ikut antara lain Yayasan Setara, Yayasan Cappa Keadilan Ekologi, WALHI Jambi, WALHI KALSEL, Wahana Liar, JPIC, Lembaga Gemawan, Lingkar Hijau dan Riau Hijau.

Festival Desa dan Kota tahun 2020 ini diharapkan mampu mensinergikan antara konsumen perkotaan dan produsen pedesaan agar menjalin hubungan yang baik, sehingga membentuk suatu sistem pangan yang berkelanjutan.

Selain itu, event ini diharapkan mampu mewujudkan ajang promosi ke masyarakat luar, melalui pengunjung-pengunjung anak muda yang aktif di sosial media agar dapat mengekspos kesegala penjuru," Pungkas Baya. (adv)



 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment