Welcome to SETARA JAMBI

Kel Mayang Mangurai Kec Alam Barajo
Jambi-36126
Telepon : 0741 5911449
info@setarajambi.org

09.00–17:00
Senin s/d Jumat

Sertifikasi RSPO untuk petani mandiri; Tanggung Jawab Siapa?

Hampir memasuki setengah tahun pasca prinsip dan Kriteria RSPO untuk petani mandiri di sahkan dan direkonignisi oleh forum RSPO, namun tak ada yang istimewa. Sangat jauh berbeda ketika P&C RSPO untuk perusahaan dan petani skema di sahkan. Hampir semua pihak tak terkecuali NGO, LSM, pemerintah dan bahkan RSPO sendiri berlomba-lomba mensosialisasikan prinsip dan kriteria RSPO, berlomba-lomba melakukan pelatihan-pelatihan sertifikasi. Gema sertifikasi RSPO seolah-olah menjadi diskusi tunggal sepanjang tahun. Dan seolah-olah sertifikasi RSPO menjadi jawaban bagi semua persoalan yang penah mewarnai industri kelapa sawit di Indonesia.

Situasi terbalik justru terjadi ketika setifikasi memasuki babak sertifikasi untuk petani mandiri. Tak ada gema bagi sertifikasi bagi petani mandiri, semua pihak seolah tak peduli, bahkan forum RSPO yang selama ini menggemakan tentang sertifikasi RSPO sebagai inisiatif mendorong penggunaan dan produksi minyak sawit berkelanjutan secara menyeluruh (industri dan petani kecil) seolah lupa, Janji dan komitment yang pernah disampaikan oleh Presiden RSPO dan Co-Leader RSPO TFS II pada pertemuan RT8 di Jakarta lalu, yang menyatakan bahwa RSPO telah menyediakan dana sebesar Rp 9 milliar untuk membantu petani mandiri mendapatkan sertifikasi RSPO pun seolah menjadi janji-janji manis belaka. Bayangkan hingga hari tak ada sosialisasi Prinsip dan Kriteria RSPO kepada petani mandiri, tak ada pelatihan sertifikasi kepada petani mandiri. Seperti yang selalu dilakukan dahulu ketika Prinsip dan Kriteri RSPO untuk perusahaan dan petani skema diluncurkan.

RSPO seolah menjadi barang diskusi yang mahal dan hanya diperuntukkan bagi kaum elit. Dan petani mandiri dengan semua kelemahannya tak berhak untuk ikut terlibat dalam rantai sertifikasi. Dan seolah-oleh petani mandiri tak termasuk pihak yang penting dalam rantai produksi minyak sawit, dan bahkan pihak yang tak berpengaruh significant terhadap rantai sertifikasi. Bayangkan hingga sekarang, setelah forum RSPO hampir memasuki tahun ke9 pun, petani mandiri di desa-desa, kampung-kampung tak pernah mendengar tentang RSPO dan sertifikasi. Sungguh sebuah kemunduran luar biasa, dimana forum RSPO hanya mampu berkerja pada sertifikasi industri besar, dan tak mampu berkerja untuk sertifikasi petani mandiri.


Leave a Comment