Copyright 2017 - Custom text here

Toman  adalah desa yang berada dalam kecamatan Tulung Selapan , kabupaten Ogan omering Ilir keberadaan dusun Toman sejak Zaman kerajaan Sriwijaya . hal ini di buktikan dengan telah terbentuknya tata pemerintahan dusun berdiri pada tahun 1800 masehi dengan sebutan dusun Toman,  Marga Cambai abdeling liran banyuasin (pusat pemerintah (setor pajak talang Betoetoe ) yang saat itu menjadi kerio pertama yaitu TAER menjabat kerio pada tahun 1800 – 1828 kemudian di lanjutkan oleh kadimun pada tahun 1828 – 1850 pada masa itu masih menjadi marga cambia , di tahun 1850 sampai 1874 kerio di jabat oleh Sanudin pada periode ini mengalami perubahan pada pusat pemerintahan di marga dari marga Cambai menjadi Marga Tulung Selapan pada masa marga cambai yang menjadi pesirah waktu itu depati 1. Selanang . 2. depati Husin . 3. depati Rebudin pada saat itu, dusun Toman di perintah oleh Kerio Sayut Tahun 1874 sampai 1900.

             Pada masa depati Kalip/.Depati Umar marga tulung Selapan ,dusun toman dipimpin oleh kerio Abid Daud di tahun 1900 – 1922, selanjutnya tampuk pemerintahan Toman  di alihkan tugas kepada Krio Sajiman Medahim pada tahun1922 – 1947 .Kemudian Kerio Malian dari 1947 – 1969. Tahun 1969 – 1985 kerio agen . pada 1985 – 2003 kades pak medan. pada masa penjajahan, pemuda dusun Toman tidak ketinggalan berjuang menentang penjajahan dalam merebut kemerdekaan Republik Indonesia di antara pejuang tersebut  sempat mendapat penghargaan dari negara berupa Veteran Pejuang yaitu : Sahni bin Taji, Seman Bin Alih, selanjutnya dari tahun 1947 – 1969 Toman di pimpin oleh Krio Melian Mael , Tahun 1969 – 1983 di pimpin oleh Krio Agen Simin. Sejak UU No 5 Tahun 1979  tentang Pemerintahan Desa, maka marga dan krio di hapuskan sehingga status Dusun Toman menjadi desa toman begitu juga sistim pemerintahan berubah dari Krio menjadi kepala Desa pada saat itu PJS kades Agen Simin dari tanggal 4 April 1983 – 20 juli 1985. setelah itu Kades Pertama  Desa Toman di jabat oleh Medan Mahayan . kemudian setelah periode masa kades Medan Mahayan selesai karena tidak ada seorangpun yang mau jadi kades sehingga pada tahun 1993 kepala desa Toman di Pimpin oleh PJS Hanan Bodeng sampai tahun 1995. setelah dua tahun desa toman di pimpin oleh PJS Kades tahun maka sejak tanggal 21 maret desa Toman kembali di pimpin oleh Bapak Medan Mahayan dan sejak tahun 2009 sampai sekarang Desa Toman  di pimpin oleh Suherman.

 Letak Wilayah desa Toman berada disebelah barat kecamatan Tulung Selapan dengan jarak 26 km dan sebelah timur dari ibu kota kabupaten Ogan komering ilir, jarak menuju ibu kota kabupaten  68 Km.. Luasan wilayah Desa Toman dengan potensi 3.826 Ha terdiri dari 1.210,5 lahan basah dan 2.615,5 Ha lahan kering. Jumlah penduduk desa Toman 1.987 jiwa meliputi 953 jiwa laki-laki,  1.034 jiwa perempuan dengan 448 KK.

 1.   Wilayah  Desa Toman sebelah Utara berbatasan dengan desa Jerambah Rengas kecamatan Tulung

      Selapan.

 2.   Di Sebelah selatan berbatasan dengan desa Tanjung batu kecamatan Tulung selapan.

 3.   di sebelah Timur berbatasan dengan Desa cambai / Pangkalan Duren kecamatan  Tulung selapan.

 4.  sebelah barat berbatasan dengan desa Sukaraja, desa sungai Bungin, desa Pulauan, Desa riding

     Kecamatan pangkalan Lampam.

 

  Pontensi Desa

 Desa Toman berada pada ketinggian 0- 20 meter dari permukaan air laut , keadaan alamnya berbentuk datar yakni 65 %  lahan kering, 35 % Lahan Basah. Jenis tanahnya adalah Podsolik merah kuning ( PMK ) sekitar 35 % .pH tanah antara 5 sampai 6. penjelasan jenis atau Klasifikasi dan pH tanah sebagai mana tersebut di atas  berdasarkan tes tanah secara random dengan mempedomani schmit dan fesguson 1951, antara Lain  :

 a.   Podsolik Merah kuning ( PMK ) basah rendah /asam/minus 7.

 b.   Orgoset ( organ ), rawang dan jenuh air.

 

Lahan kering 2.615,5 ha terdiri dari 2.595 ha   merupakan kebun  karet sisanya pemukiman penduduk dan fasilitas umum. Lahan 2.595 ha sudah di garap sejak zaman nenek moyang kami, zaman penjajahan hingga sekarang ini, digarap dan di usahakan  secara turun temurun. Semua lahan sudah di garap dan diusahakan oleh masyarakat dengan tanaman perkebunan seperti karet, buah buahan seperti Petai, Cempedak, Durian dll,Untuk lahan basah juga sudah di kelola secara turun temurun yang di gunakan untuk persawahan, penanaman purun sebagai bahan kerajinan rakyat , untuk padang pengembalaan ternak sapid an kerbau serta untuk budidaya perikanan juga sebagai sumber mata air bagi masyarakat Desa Toman.

 Adat istiadat yang masih berlaku

 1.       Adat perkawinan.

 2.       Adat denda jika perempuan mendapat perlakuan kasar oleh lelaki

 

Partner SETARA

 

 

 

Yayasan SETARA Jambi

Vila Bukit Mayang Komplek Kehutanan Blok F No 13

Kelurahan Mayang Mengurai Kecamatan Alam Barajo

Jambi-36126 0741-5911449

 

Pengunjung SETARA