Copyright 2017 - Custom text here

1.                     1. Sejarah Nagari

Nagari Baringin adalah salah satu Enam Nagari yang ada di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Menurut sejarah yang dikatakan oleh para Tetua Adat yang ada di Kenagarian ini masyarakat Baringin pada umumnya berasasl dari Tilatang Kamang, atau lebih dikenal sekarang

dengan sebuatan Kecamatan Tilatang Kamang, dari Tilatang Kamang langsung turun ke Matur terus ke Baringin, dengan tujuan merantau atau pergi berladang untuk mencari tempat tinggal dan penghidupan yang baru, ini dibuktikan dengan adanya simpang balahan masyarakat di Kenagarian Baringin. Kejadian ini terjadi jauh masuknya Penjajahan Belanda ke Indonesia lebih kurang Abad ke XIV.

       Sampai dibaringin, rombongan itu berpencar mencari nafkah dan berladang dari Baringin turun ke Data Baringin, Data Buayan, Data Munti, Marambung, Sungai Taleh, Talaok, dan Data Sungai Taleh. Rombongan ini tinggal dan menetap dimana tempat yang terasa nyaman bagi mereka untuk hidup dengan membentuk kesatuan adat masing-masing, sehingga terbentuklah tiga kesatuan Ninik Mamak, yang terdiri dari Engku Ninik Mamak Nan 20 Baringin, Engku Ninik Mamak Nan 10 Marambung , dan Engku Ninik Mamak Nan 16  Sungai Taleh.

Dengan kesatuan Ninik Mamak Nan Tigo tersebut, maka disatukanlah di Baringin dengan Kerapatan Adat Nan 45 Dikato Baringin.

Disaat Pemerintahan Nagari sebelum Pemerintahan desa Tahun 1975, Pemerintahan diwaktu itu dipegang oleh Ninik Mamak ( Datuak) yang dipilih melalui musyawrah seluruh masyarakat. Yang mana system Pemerintahan saat itu semata-mata merupakan Nagari Adat. Setelah dibentuknya Pemerintahan Desa pada Tahun 1975, sampai dengan dikeluarkannya Perda No.31 Tahun 1999.

a.       Desa Baringin I

1.      Desa Marambung

2.      Desa Kampung Baringin

b.      Desa Baringin II

1.      Desa Talaok

2.      Desa Sungai Taleh

c.       Desa Baringin III

1.      Desa Data Buayan

2.      Desa Data Baringin

d.      Desa Baringin IV

1.      Desa Data Sei Taleh

2.      Desa Data Munti

Inilah cerita sejarah Nagari yang kami dapatkan dari para Tetua Adat dan Masyarakat yang ada, dan mulai tahun 2001 Pemerintahan Desa berubah kembali menjadi Pemerintahan Nagari Baringin hingga sekarang.

2. Geografis dan Topografis Nagari

Kondisi geografis nagari Baringin sangat berfariasi dan sebahagian besar terdiri dari dataran tinggi dan perbukitan.Nagari Baringin yang terdiri dari delapan Jorong, dimana antara empat jorong dengan empat jorong yang lainnya terpisah sangat jauh karena dipisahkan oleh bentangan perbukitan yang membujur dari arah utara ke selatan.Hal ini lebih akrap di sebut dengan istilah empat jorong di atas dan empat jorong dibawah.Berikut nama-nama jorong yang ada di nagari Baringin

    Tabel 2.1   Nama-Nama Jorong di Nagari Baringin

No

NAMA JORONG

LUAS

1

Talaok

450 Ha

2

Sungai Taleh

400 Ha

3

Baringin

150 Ha

4

Marambuang

460 Ha

5

Data Buayan

75 Ha

6

Data Baringin

100 Ha

7

Data Munti

350 Ha

8

Data Sungai Taleh

80 Ha

 

Letak dari jorong-jorong yang dimaksud diatas adalah Jorong Talaok,Jorong Sungai Taleh,Jorong Baringin,Jorong Marambuang ini adalah jorong yang letaknya sehamparan yang lebih sering disebut dengan empat jorong diatas,sementara empat jorong lainnya terletak dibahagian barat dengan latar belakang danau Maninjau yaitu jorong Data Buayan,jorong Data Baringin,jorong Data Munti dan jorong Data Sungai Taleh,yang juga disebut empat jorong dibawah.

Batas wilayah Administratif Nagari Baringin meliputi:

-       Sebelah Utara berbatas dengan Nagri Sungai Puar

-       Sebelah selatan berbatas dengan Nagari III Balai  dan Nagari Lawang kec Matur.

-       Sebelah Timur berbatas dengan Nagari III Balai dan Sipinang.

-       Sebelah Barat berbatas dengan Nagari Bayur dan Nagari II Koto Kec Tanjuang Raya.

Secara Topografi Nagari Baringin mempunyai:

No

KEADAAN

KETERANGAN

1

Ketinggian

750 m s/d 1250 DPL

2

Suhu Rata-rata

220C  s/d 250C

3

Kecepatan Angin

2 – 20 KM/Jam

4

Curah Hujan

3.500 -4.000 mm/tahun

5

Kelembaban Udara

60 s/d 80

 

 

 

 

 

 

 

Nagari Baringin juaga memiliki kontruksi  jenis tanah yang sangat berfariasi yang terdiri dari batu-batuan dan tanah pasir.Empat Jorong dibawah pada umumnya keadaan tanahnya banyak mengandung bebatuan dan empat jorong diatas terdiri dari tanah pasir. Hal ini sangat mempengaruhi cara masyarakat melakukan usaha atau kegiatan dalam ketahanan pangan.

Empat jorong dibawah lebih banyak melakukan kegiatan pertanian dengan berkebun tanaman tua seperti kulit manis,kopi dll hal ini juga dipengaruhi karena sulitnya mendapatkan sumber mata air,sehingga jarang masyarakat yang mempunyai kegiatan persawahan.Sedangkan masyarakat yang berada di empat jorong diatas lebih bervariasi yaitu melakukan usaha Perkebunan dan sawah seperti perkebunan tebu,kulit manis,cabe,padi dan sayur-sayuran dll.

Empat jorong dibawah berada pada lereng bukit dengan kemiringan 200 s/d 450 dan empat jorong diatas berada diatas perbukitan,ada beberapa jorong dengan keadaan tanah yang labil sehingga rawan terhadap erosi dan longsor,yaitu jorong Baringin dan jorong Sunagi Taleh.

  3.      Demografi

No

Uraian

Keterangan

1

Luas wilayah    :         3600 Ha

 

2

Jumlah Jorong : 8 (Delapan)

1) Jorong Talaok

2) Jorong Sunagai taleh

3) Jorong Kampuang Baringin

4) Jorong Marambuang

5) Jorong Data Buayan

6) Jorong Data Baringin

7) Jorong Data Munti

8) Jorong Data Sungai Taleh

 

 

3

Batas wilayah :

a. Utara         : Nagari III Koto Sungai Pua

b. Selatan     : Nagari III Balai

c. Barat        : Nagari Bayua

d. Timur         : Nagari III Koto Sipinang

 

4

Topografi

a.   Luas kemiringan lahan (rata-rata)

1.   Dataran 1200,5 Ha

2.  Agak curam 450 Ha

3.  Curam 250,5 Ha

4. Sangat curam 60,5 Ha

5.  Perbukitan  1889 Ha

b.  Ketinggian di atas permukaan laut (rata-rata)   750 m

 

5

Hidrologi :

Irigasi berpengairan teknis

Iridasi non teknis

 

6

 Klimatologi :

a.   Suhu      22 – 26 °C

b.  Curah Hujan       2000/3000 mm

c.   Kelembaban udara 70 – 80 Mph

d.   Kecepatan angin

 

7

Luas lahan pertanian

a.   Sawah tali banda          :  500 Ha

b.  Sawah tadah hujan        :    52 Ha

 

 

 

8

Luas lahan pemukiman       :  850 Ha

 

9

 Luas lahan perkebunan

a.       Perkebunan                     :     947 Ha

b.      Lahan tidur                     :    1050 Ha

 

 4.      Keadaan Sosial

Tabel Keadaan Sosial Nagari

No.

Uraian

Jumlah

Keterangan

1

Kependudukan

 

 

 

A. Jumlah Penduduk (Jiwa)

3171

 

 

B. Jumlah KK

827

 

 

C. Jumlah laki-laki

1543

 

 

D. Jumlah perempuan

1628

 

 

 

 

 

2

Kesejahteraan Sosial

 

 

 

A. Jumlah KK Prasejahtera

80

 

 

B. Jumlah KK Sejahtera

           20

 

 

C. Jumlah KK Kaya

-

 

 

D. Jumlah KK Sedang

219

 

 

E. Jumlah KK Miskin

408

 

3

Tingkat Pendidikan

 

 

 

A. Tidak tamat SD

27

 

 

B. SD

462

 

 

C. SLTP

373

 

 

D. SLTA

157

 

 

E. Diploma/Sarjana

23

 

4

Mata Pencaharian

   

 

A. Buruh Tani

         

 

 

B. Petani

1600

 

 

C. Peternak

523

 

 

D. Pedagang

97

 

 

E. Tukang Kayu

68

 

 

F. Tukang Batu

72

 

 

G. Penjahit

13

 

 

H. PNS

27

 

 

I. Pensiunan

14

 

 

J. TNI/Polri

4

 

 

K. Perangkat Nagari

7

 

 

L. Pengrajin

 

 

 

17

 

 

 

Pembuatan Anyaman bambu

 

 

 

 

 

 

M.Industri kecil

-

Pembuatan Bubuk kopi

 

 

N. Buruh Industri

 

 

 

O. Lain-lain

 

 

5

Agama

 

 

 

A. Islam

3171

 

 

B. Kristen

-

 

 

C. Protestan

-

 

 

D. Katolik

-

 

 

E. Hindu

-

 

 

F. Budha

-

 

Dari tabel tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa :

  1. Kependudukan.

Jumlah usia produktif lebih banyak dibanding dengan usia anak-anak dan lansia.Dari 3.171 jiwa jumlah penduduk yang berada pada kategori usia produktif laki-laki dan perempuan jumlahnya hampir sama / seimbang.

  1. Kesejahteraan

Jumlah KK Sedang 35% dari total KK, KK pra sejahtera 9,6 %, KK sejahtera 2,4  0 % KK Kaya dan KK Miskin 49 %. Dengan banyaknya KK miskin inilah maka Nagari Baringin termasuk dalam Nagari yang tingkat kesejahteraannya masih sangat tertinggal.

  1. Tingkat Pendidikan

Kesadaran tentang pentingnya pendidikan terutama pendidikan 9 tahun baru terjadi beberapa tahun ini sehingga jumlah lulusan SD dan SLTP mendominasi peringkat Pertama.

  1. Mata Pencaharian

Mayoritas mata pencaharian penduduk adalah petani dan buruh tani. hal ini disebabkan karena sudah turun temurun sejak dulu bahwa masyarakat adalah petani dan juga minimnya tingkat pendidikan menyebabkan masyarakat tidak punya keahlian lain dan akhirnya tidak punya pilihan lain selain menjadi buruh tani dan petani.

  1. Agama

Seluruh warga masyarakat Nagari Baringin adalah Muslim ( Islam )

5.      Keadaan Ekonomi

Keadaan ekonomi  nagari Baringin secara umum dipengaruhi oleh 3 faktor yaitu : faktor alam (sumber daya alam), faktor manusia (sumber daya manusia) dan faktor lingkungan sosial masyarakat. Ketiga faktor tersebut merupakan potensi  yang memungkinkan untuk diolah, dikelola dan dikembangkan sehingga memberikan keuntungan dari segi ekonomi, namun demikian pemanfaatan sumberdaya alam harus sesuai dengan konsep pembangunan berwawasan lingkungan.

Ditinjau dari sumber ekonomi, masyarakat nagari Baringin mayoritas adalah bermata pencaharian sebagai petani. Selengkapnya sumber perekonomian Masyarakat Baringin berdasarkan mata pencaharian dapat dilihat dalam tabel di bawah ini :

Tabel Mata Pencaharian Penduduk Nagari Baringin

                                                           Tahun 2014

 

MATA PENCAHARIAN

JUMLAH

Petani

1600

Tukang Kayu

68

Tukang Batu

72

Pedagang

97

Pegawai Negeri

27

Peternak

523

Pensiunan

14

Pengrajin

17

Penjahit

13

 

Sebagai daerah agraris maka penggunaan tanah di Nagari Baringin sebagian besar diperuntukkan untuk pertanian sawah dan perkebunan hutan, sedangkan sisanya digunakan untuk  bangunan pemukiman dan fasilitas-fasilitas lainnya. Penggunaan lahan tersebut selengkapnya dapat dilihat pada table berikut ini :

 Tabel Penggunaan lahan di Nagari Baringin Tahun 2014

No

Nagari

Lahan Pertanian

Hutan

Pemukiman

Perkebunan

Lahan Tidur

Total

Luas

Sawah

Ladang

1

Baringin

560 Ha

1200 Ha

600 Ha

850 Ha

947 Ha

1050 Ha

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berdasarkan data tersebut diatas penggunaan lahan untuk pertanian masih merupakan sector andalan Nagari Baringin sampai saat ini, hal ini didukung dengan kondisi alam seperti topografi, iklim,curah hujan dan tanah yang sangat mempengaruhi aktifitas pertanian terutama komoditi padi. Nagari Baringin memiliki areal pertanian (lahan basah) seluas 560  Ha dan lahan kering seluas 1200 Ha. Lahan pertanian tersebut terdapat di delapan jorong.

Selain itu sektor pariwisata merupakan salah satu sektor  yang memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Nagari Baringin. Di daerah ini terdapat berbagai objek wisata yang sangat potensial untuk dikembangkan karena memiliki  keindahan alam dan udara yang sejuk. Berbagai objek wisata yang dapat dikembangkan yaitu:  Wisata Alam

Sumber perekonomian nagari Baringin lainnya adalah potensi dari bantuan dari perantau. Sebagaimana budaya masyarakat minangkabau maka salah satu ciri masyarakat nagari Baringin  adalah kebiasaan  merantau. Masyarakat nagari Baringin yang merantau lebih dominasi oleh penduduk laki-laki yang berumur 18 tahun s/d 45 tahun dengan kota tujuan yang beragam dan tersebar hampir diseluruh wilayah Indonesia dan bahkan ada yang merantau sampai keluar negeri yaitu Singapura dan Kuala lumpur. Tujuan anak nagari Baringin merantau adalah untuk merubah kehidupan yang lebih baik dengan berdagang, menjadi pegawai (Instansi Swasta dan Negari) dan sebagainya. Bagi anak nagari Baringin yang berhasil diperantauan maka mereka memberikan konstribusi terhadap pembangunan kampung halaman baik berupa bantuan moril maupan materil.

 6.      Kondisi Pemerintahan Nagari dan Pembagian Wilayah Nagari

Nagari Baringin terbagi dalam Delapan Jorong

No

Nama Jorong

Keterangan

1

Talaok

 

2

Sungai Taleh

 

3

Kampuang Baringin

 

4

Marambuang

 

5

Data Buayan

 

6

Data Baringin

 

7

Data Munti

 

8

Data Sungai Taleh

 

  Struktur Organisasi Pemerintahan Nagari

No

Nama

Jabatan

1

Y.Dt.Nan Kodoh

Wali Nagari

2

Fakhruddin

Sekretaris Nagari

3

Anita Sari

Bendahara Nagari

4

Fina

Kaur Aset dan Keuangan

5

Yunafrizal.Khatib Rajo Endah

Kaur Pemerintahan

6

Atma Yusni

Kaur kemasyarakatan

7

Shelvi Tria

Kaur Pembangunan

8

A.Dt.Mjo Basa Nan Panjang

Wali Jorong Talaok

9

Z.Dt Gunuang Kayo

Wali Jorong Sungai Taleh

10

R.Pakiah Basa

Wali Jorong Baringin

11

Z.St.Tumangguang

Wali Jorong Marambuang

12

Aditiawarti

Wali Jorong Data Buayan

13

A.Saidi Marajo

Wali Jorong Data Baringin

14

Zulmasri

Wali Jorong Data Munti

15

A.Tuangku Nan Sati

Wali Jorong Data Sei Taleh

 

Lembaga Kemasyarakatan Nagari

Sesuai dengan  nilai nilai budaya yang ada maka dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, dilibatkan peran serta Lembaga Adat  Nagari sebagai mitra dalam rangka  menyelenggarakan urusan pemerintah, Pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat. Lembaga lembaga nagari yang ada di Nagari Baringin antara lain : Kerapatan Adat Nagari (KAN), Lembaga Pemberdayaan Masyarakatan Nagari (LPMN), Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Majelis Ulama Indonesia Nagari (MUI-N), Bundo Kandung dan Parik Paga Nagari.

 

Partner SETARA

 

 

 

Yayasan SETARA Jambi

Vila Bukit Mayang Komplek Kehutanan Blok F No 13

Kelurahan Mayang Mengurai Kecamatan Alam Barajo

Jambi-36126 0741-5911449

 

Pengunjung SETARA