Copyright 2017 - Custom text here

Setelah beberapa bulan lalu dipenghujung tahun 2010, Sinar Mas Group melalui anak perusahaanya PT Wira Karya Sakti melakukan pengamanan dengan melibatkan aparat kepolisian dan berhasil menembak mati warga Desa Senyerang Kabupaten Tanjung Jabung Barat propinsi Jambi, kini Sinar Mas Group melalui anak perusahaan SMART yaitu PT Kresna Duta Agroindo, kembali menggunakan cara-cara kekerasan dalam melakukan pengamanan atas asset mereka, tak tanggung-tanggung prestasi sebanyak 6 orang petani di desa Karang Mendapo Kabupaten Sarolangun harus mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit karena luka tembak. Sungguh sebuah prestasi yang harus disematkan kepada kepolisian dan juga kepada pemerintah propinsi Jambi, karena tak sampai setengah tahun, 7 orang petani harus merasakan panasnya peluru aparat.

Sebetulnya jika mau menelisik lebih jauh, kekerasan yang dilakukan oleh PT KDA memang murni pelanggaran berat, bayangkan dalam penembakan dilakukan dilahan plasma, dan bukan diatas lahan inti, lagi pula kebun tersebut untuk sementara berada dalam wewenang koperasi sebelum konversi dilakukan, bukan milik dan kebun PT KDA. Artinya tidak ada alasan bagi PT KDA untuk melakukan pengamanan atas kebun tersebut dan bahkan tidak ada alasan untuk melakukan kekerasan kepada petani. PT KDA dalam hal ini hanyalah sebagai avalis (penjamin pinjaman di Bank Permata) dari koperasi, dan bukan pemilik kebun.

 

Jambi; sarang konflik, dan perusahaan besar yang jadi dalangnya.

Dalam catatan Yayasan SETARA, hingga tahun 2010, terdapat sekitar 43 konflik di perkebunan kelapa sawit, dan konflik itu pun didominasi oleh gorup-group besar seperti PT SMART, Bakrie dan Wilmar, dan semuanya adalah konflik tanah adat dan konflik kemitraan. dan hampir 50% konflik tersebut terus meningkat eskalasinya. Dan saat ini hanya menunggu waktu untuk meletup.

 

 

 

 

 

Partner SETARA

 

 

 

Yayasan SETARA Jambi

Vila Bukit Mayang Komplek Kehutanan Blok F No 13

Kelurahan Mayang Mengurai Kecamatan Alam Barajo

Jambi-36126 0741-5911449

 

Pengunjung SETARA