Copyright 2017 - Custom text here

Desa Pasar Terusan merupakan salah satu Desa mandiri pangan yang ada di Kabupaten Batanghari.

Terletak di bagian barat Kecamatan Muara Bulian yang langsung berbatasan dengan dua Kecamatan yaitu Kecamatan Muara Tembesi dan Kecamatan Maro Sebo Ilir membuat Desa Pasar Terusan semakin termotivasi dalam pengembangan dan pembangunan baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Pendidikan menjadi salah satu skala prioritas bagi masyarakat, hal ini dibuktikan dengan adanya 3 Sekolah Dasar Negeri, 1 Sekolah Dasar Swasta, 1 Madrasah Tsanawiyah Negeri, dan 1 Madrasah Aliyah Negeri, kemudian di tambah lagi dengan banyaknya masyarakat yang lulusan sarjana dan pasca sarjana. Di samping itu untuk pengembangan SDA, Desa Pasar Terusan juga terus bergiat membuat percetakan lahan sawah baru agar nantinya bisa diolah dan dikembangkan oleh masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pangan kedepannya seiring dengan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat di desa tersebut.  

Meskipun masyarakat Desa Pasar Terusan banyak yang mengenyam pendidikan tinggi, masyarakat tidak merasa malu untuk bersawah karena ada semboyan unik di desa ini yang lelekat dihati semua warga masyarakat yaitu “Malu Dak Baumo”. Atas dasar semboyan inilah masyarakat berbondong-bondong untuk turun ke sawah apabila musim tanam telah tiba.

Kondisi cuaca ekstrim yang terjadi di Indonesia pada Tahun 2015-2016 khususnya yang terjadi di Kabupaten Batanghari membuat petani padi dan karet yang ada di Desa Pasar Terusan saat ini merasa menjerit. Pada Tahun 2015 petani mengalami gagal panen karena kemarau, sedangkan pada musim tanam tahun ini petani juga mengalami kerugian karena bibit yang baru di semai yang berumur sekitar dua minggu sudah direndam banjir, “tahun lalu kami hanya sedikit orang yang dapat padi, gagal panen kareno kemarau, benih padi pun idak cukup untuk ditanam tahun iko, iko baru habis nyemai lah naek pulak aek ko lagi, habislah semaian kami” hal ini di sampaikan oleh Ibu Roheli selaku petani yang biasa menyemai dengan mengikuti kalender  tanam Desa Pasar Terusan. Hal senada juga di sampaikan oleh Bapak Nasa’i selaku Ketua Kelompok Tani Lopak Itik, beliau juga menjelaskan bahwa banjir memang biasa terjadi setiap tahun, yang mana biasanya terjadi pada ujung tahun hingga awal tahun. Akan tetapi banjir yang terjadi sejak Januari 2016 lalu  membuat petani mengalami kerugian karena banyak petani yang sudah melakukan penyemaian bibit local, karena jika mengacu kalender musim tanan padi, mustinya pada Januari-Februari jadwal penyemaian, pada Maret 2016 penanaman untuk padi local (yang membutuhkan masa tumbuh 4-5 bulan).

Sejak awal januari hingga saat ini Desa Pasar Terusan sudah mengalami kebanjiran sekitar empat kali. Banjir yang tak juga kunjung berakhir, mengakibatkan rusaknya kalender musim petani pangan, belum lagi kehilangan varietas benih local seperti senapi, gadis Jambi, Rimbun Jambi, Serenda Kuning dll.  Semua petani mengalami kesulitan mencari pengganti bibit local karena stok bibit yang ada sudah berkurang dan bingung mencari solusi untuk menanggulangi stok bibit yang sudah terendam banjir tersebut.

Kepala Desa Pasar Terusan, Bapak Atiq H menambahkan ada sekitar 820 KK yang menggantungkan hidup di sawah yang luasnya lebih kurang 780 Hektare sebagian besar petani  sekarang sudah mulai mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pangan di karenakan kondisi tersebut. Pak Atik menjelaskan “Kebiasaan masyarakat yang biasanya menjual beras local organic sekarang berubah menjadi membeli beras kemasan yang di jual di pasaran, hal ini jelas terasa asing bagi masyarakat kami karena sejak zaman nenek moyang kami tidak pernah membeli beras, dan baru sekaranglah kami mengalami hal itu (membeli beras). belum lagi di tambah dengan kebutuhan lauk-pauk, pendidikan anak, serta kebutuhan lainnya jelas membuat masyarakat kami merasa trauma dengan dan kaget dengan hal yang seperti ini” pungkasnya. Sulitnya menentukan musim, kehilangan benih local, semoga tidaklah menyurutkan semangat warga Desa Pasar Terusan untuk tetap turun baumo.

Ditulis Oleh : M. Noeh staf Food and Energi Yayasan SETARA

 

 

 

 

 

Partner SETARA

 

 

 

Yayasan SETARA Jambi

Vila Bukit Mayang Komplek Kehutanan Blok F No 13

Kelurahan Mayang Mengurai Kecamatan Alam Barajo

Jambi-36126 0741-5911449

 

Pengunjung SETARA