Copyright 2018 - Custom text here

Festival Desa adalah satu rangkaian kegiatan kampanye, berbagi pengetahuan dan pengalaman, edukasi publik tentang pangan

local, makanan sehat, saling keterhubungan petani dengan konsumen dan hal lainnya yang berhubungan dengan kehidupan di desa, yang dikemas dalam beragam kegiatan kecil seperti workshop, pameran, demo, music, tarian, lomba menggambar dll.

Ini kali kedua Yayasan Setara atas nama Jaringan Petani Pangan Sumatera berpartisipasi dalam kegiatan Festival Desa yang diinisiasi oleh Perkumpulan Indonesia Berseru setiap tahunnya. Sama seperti tahun lalu kegiatan Festival Desa 2017 kembali dipusatkan di Jakarta Selatan tepatnya di Bumi Perkemahan Ragunan.

Lalu apa yang Setara bawa dari Sumatera?

Jambi, Riau dan Sumatera Selatan adalah tiga provinsi di Sumatera yang sempat naik daun di tahun 2015 karena bencana kebakaran hutan dan lahan, ada yang prihatin tapi tak sedikit pula yang mengutuk karena dianggap biang atas mengepulnya asap yang mengakibatkan lumpuhnya kehidupan ekonomi saat itu. Ya, tiga provinsi ini dikenal dengan luasan perkebunan skala besar, baik perkebunan kelapa sawit maupun perkebunan kayu Hutan Tanaman Industri.

Meskipun laju ekspansi perkebunan kelapa sawit dan HTI di Sumatera, telah banyak mempengaruhi tradisi dan budaya masyarakat dalam system pertanian pangannya, yang tadinya mengembangkan perkebunan tanaman keras juga menaman sendiri tanaman pangan untuk kebutuhan konsumsi keluarga, lalu merubah total lahan pertaniannya menjadi tanaman keras dan memenuhi kebutuhan pangannya dengan  cara membeli.

Di tengah situasi tersebut masih terdapat beberapa kelompok masyarakat yang berusaha menjaga dan mempertahankan kearifan pertaniannya, bahkan berusaha mengembalikan system budidaya pertanian tanpa kimia, menjaga tanaman-tanaman hutan yang selama ini menjadi salah satu pangan local seperti durian, pete, jengkol, kabau dan lainnya.

Yayasan Setara mendukung masyarakat untuk mengembangkan tamanan pangan dan membuat produk olahan untuk pengembangan livelihood dan memperluas produk makanan khas Jambi dan Sumatera. Membantu kelompok untuk membuat dan mengembangkan penjualan beras local, produk olahan durian menjadi tempoyak dan sambal kabau, keripik ubi dan kerupuk ikan. Jaringan lainnya di Sumatera juga melakukan hal sama, Riau Hijau mendukung pengembangan Kampung Buah, usaha nting-nting jahe, pengolahan ikan pating menjadi kerupuk. Wahana Liar Sumatera Barat membantu pengembangan usaha lele asap, gulo-gulo kelamai, kopi dan lainnya. Yang berbeda adalah Lingkar Hijau Sumatera Selatan, untuk kegiatan usaha kelompok yang didukung adalah kerajinan purun dan pengolahan asap cair (pengganti asam semut untuk pembekuan getah karet).

Semua kegiatan ini bermuara kepada peningkatan kualitas penghidupan masyarakat, kedaulatan lahan dan pangan. Bagi Yayasan Setara Festival Desa menjadi salah satu media untuk mengkampanyekan pangan local asal Jambi dan daerah lainnya yang ada di Sumatera, agar pangan local Jambi juga dikenal lebih luas, di samping itu Festival Desa menjadi ajang untuk pengembangan pengetahuan dan membangun solidaritas antar petani dan pemerhati desa untuk saling mempekuat satu sama lainnya.

Pada hari kedua, Sabtu tanggal 9/12 stand Yayasan Setara didatangi banyak pengunjung, dari sekian banyak pengunjung yang baru mengetahui Tempoyak dan Kabau terdapat juga beberapa pengunjung yang mengenal makanan permentasi durian ini, “wah ada tempoyak yah, saya sudah lama tidak makan tempoyak Mas”, ternyata pengunjung tersebut berasal dari Sumatera dan membeli 2 botol sambal tempoyak untuk mengobati kerinduannya akan kampung halaman. Dan pada hari ketiga, Minggu 10/12 Sambal Tempoyak dan Kabau menjadi salah satu sambal yang mengundang keingintahuan dan interesting partisipan dan pengunjung Festival Desa.  

Jakarta Selatan, 10 Desember 2017

 

Partner SETARA

 

 

 

Yayasan SETARA Jambi

Vila Bukit Mayang Komplek Kehutanan Blok F No 13

Kelurahan Mayang Mengurai Kecamatan Alam Barajo

Jambi-36126 0741-5911449

 

Pengunjung SETARA