header-int

Musyawarah Turun Be-Umo

Jumat, 03 Mei 2019, 10:38:07 WIB - 256 View
Share
Musyawarah Turun Be-Umo

Desa Pasar Terusan pada Tanggal 22 Maret 2019 melaksanakan kegiatan rutin yang sudah dilakukan sejak zaman nenek moyangnya terdahulu yaitu “Musyawarah Turun Be-Umo” yang dalam bahasa Indonesia artinya adalah musyawarah turun ke sawah karena Umo dalam bahasa lokal berarti sawah atau kebun, sawah sering disebut juga payo oleh masyarakat Desa Pasar Terusan pada umumnya.

Dalam kegiatan musyawarah turun be-umo dihadiri oleh Kepala Desa Pasar Terusan karena Kepala Desa Pasar Terusan juga sangat aktif dibidang pertanian karena di Desa Pasar Terusan Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batanghari ini ada budaya yang sudah sangat melekat yakni “Budaya Malu Dak Be-Umo” yang menurut bahasa Indonesia artinya “Malu Tidak Bersawah” oleh karena itu selain Kepala Desa beliau juga menjabat sebagai ketua kelompok tani yaitu kelompok Sumber Rezeky, selain kelompok yang diketuai oleh kepala desa ada juga kelompok tani Payo Kering 1, kelompok Payo Kering 2, kelompok Kebun Berambu, kelompok Lopak Itik dan kelompok pematang tengah semua ketua kelompok dan pengurus para tokoh masyarakat, tetua tengganai dan BHABINKAMTIBMAS juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Sawah di Desa Pasar Terusan merupakan sawah tadah hujan dan sekaligus berada dekat dengan DAS (Daerah Aliran Sungai) Batanghari artinya kegiatan budidaya sawah ini sangat amat tergantung dengan kondisi alam. Dengan kondisi tersebut mengakibatkan areal sawah yang ada bisa saja kekeringan saat musim kemarau dan banjir sangat musim hujan dengan intensitas yang tinggi karena berada dekat dengan DAS sehingga sawah pada Desa Pasar Terusan ini hanya memiliki indeks pertanaman sekali (IP 100) atau hanya satu kali musim tanam dalam satu tahun karena itulah kegiatan musyawarah turun be-umo selalu dilaksanakan setiap tahun sebelum musim tanam tiba. Yang menjadi bahasan dalam kegiatan musyawarah tersebut diantaranya adalah menyepakati kapan akan dilakukan kegiatan “Nyemen” atau Menyemai benih padi dan kapan akan dilakukan kegiatan “Nandur” atau menanam padi. untuk menyepakati kedua hal tersebut perlu dilakukan beberapa kajian dan pertimbangan yang matang diantaranya kapan musim hujan tiba, kapan air sungai Batanghari mengalami pasang, kapan tiba musim kering/kemarau, kapan harus membuka dan menutup pintu DAM sungai serta mempertimbangkan informasi dari BMKG Kabupaten Batanghari terkait kalender musim karena apabila salah dalam penetapan waktu kedua kegiatan tersebut petani bisa saja akan mengalami gagal panen.

Dalam penetapan waktu kedua hal diatas “Nyemen dan Nandur” masing-masing juga dibedakan menjadi dua waktu yang berbeda karena ada yang membudidayakan padi dengan varietas unggul dan ada juga yang menanam varietas local keduanya memiliki umur atau waktu panen yang berbeda cukup signifikan sehingga harus dibedakan waktu penyemaian dan penanamannya untuk waktu penyemaian padi varietas unggul dilakukan lebih lambat dibanding dengan yang menggunakan varietas local, penyemaian benih padi varietas unggul baru dilakukan setelah kegiatan penanaman padi varietas local selesai dilakukan artinya keduanya memiliki selisih waktu sekitar 60 hari karena padi varietas local memiliki umur atau waktu panen yang lebih panjang disbanding dengan padi varietas unggul.

Menyepakati secara bersama penetapan waktu dalam kegiatan penyemaian dan penanaman tersebut harapannya adalah agar semua petani padi sawah di Desa Pasar Terusan yang terdiri dari beberapa kelompok tani bisa serentak atau bersamaan pada saat melakukan penyemaian, penanaman sampai dengan pada waktu panen nantinya karena dengan melakukan tanam serentak petani memperoleh manfaat yang sangat besar misalnya mengurangi resiko gagal panen akibat serangan hama dan penyakit yang merugikan petani padi sawah.

 

Penulis       : Ginanjar Ari Sasmita

Unidha Yayasan Setara Jambi adalah Lembaga Non Pemerintah (NGO) yang berkedudukan di Provinsi Jambi, lembaga ini didirikan pada bulan Mei 2007. Yayasan Setara Jambi terdaftar di Akte Notaris Indra Kurniawan Harahap, SH No.10 Januari 2011, terdaftar di Menteri Hukum dan HAM No. AHU-3568.AH.01.04.tahun 2011.Dalam menjalankan kegiatan, kami mendapatkan dukungan dari berbagai lembaga donor, yaitu HIVOS, Misereor, Solidaridad, IDH, RSPO serta sumbangan lain yang tidak mengikat.
© 2019 Yayasan Setara Jambi Follow Yayasan Setara Jambi : Facebook Twitter Linked Youtube