SETARA MENGUCAPKAN SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA 1431 H
  • Google
    Google ad goes here
  • Find
  • September 2010
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    27282930  
  • Categories
  • Meta
  • Locations of visitors to this page
  • Anda pengunjung ke :
Pangan ditengah pertarungan antara kelapa sawit dan perubahan iklim

Posted on Friday 23 July 2010

Dalam beberapa minggu ini, kenaikan harga pangan terus menghiasi pemberitaan dari media local hingga nasional. Banyak pihak menyatakan bahwa kenaikan harga yang terus melangit adalah imbas dari menjelangnya bulan ramadhan. Juga ada yang mempercayai bahwa kenaikan harga pangan akibat rencana pemerintah menaikkan Tarif Dasar Listrik, sehingga berdampak pada semakin tingginya nilai produksi yang harus dikeluarkan oleh petani. Tapi tak juga sedikit yang meyakini bahwa perubahan iklim lah biangnya. Karena perubahan iklimlah yang telah membuat areal-areal sawah mengalami kekeringan dan diserang oleh hama (sekitar 25.583 Ha sawah di Jawa Barat gagal panen/Kompas, 16 Juli 2010).Karena perubahan iklim jualah yang mendorong pemerintah membangun kebun-kebun sawit untuk memproduksi bahan baku bahan bakar nabati (Biodiesel) yang dianggap sebagai bahan bakar yang mampu membersihkan iklim, dan tak sedikit kebun sawit ditanam diareal pertanian pangan, dan tak sedikit petani pangan yang kini berganti propesi menjadi petani sawit. Apapun sebabnya, bulan Ramadhan, rencana kenaikan TDL dan perubahan iklim, yang jelas kebijakan pemerintah tentang arah pembangunan pertanian yang lebih dititik beratkan pada visi ketahanan pangan, bukan kedaulatan dan kemandiri pangan, semakin menunjukkan bahwa krisis pangan mengancam kita.

admin @ 4:06 pm
Filed under: Berita
HARGA KEBUTUHAN POKOK TERUS MElONJAK, PRODUKSI PETANI LOKAL TERUS MENURUN DAN JAMBI TERANCAM KRISIS PANGAN

Posted on Friday 23 July 2010

Masyarakat Jambi saat ini dihadapkan dengan harga sejumlah kebutuhan pokok yang meningkat tajam pada akhir-akhir ini antara lain ; cabe, beras, ayam dan bawang putih. Dan diperkirakan harga ini akan terus meningkat hingga beberapa bulan kedepan, bertepatan dengan bulan puasa, Hari Raya Idul Fitri, Idul Adha, Hari Raya Natal dan Tahun Baru. Harga beras Belido naik hingga 15 persen, dari Rp. 128.000/20 Kg naik menjadi Rp. 150.000/20 Kg (hasil pemantauan di salah satu swalayan pada Hari Rabu, 21 Juli 2010). Tentu ini bukan kali pertama terjadi, karena hampir setiap tahunnya kita ditemukan dengan saat-saat dimana harga beras dan sayur-mayur mendadak tidak stabil. Hanya kali ini kemungkinan akan lebih parah dari tahun-tahun sebelumnya karena melonjaknya harga bahan-bahan pokok telah mulai terjadi satu bulan menjelang bulan puasa. Keterbatasan persediaan kebutuhan pokok dipasaran adalah faktor utama yang mengakibatkan melonjaknya harga. Dapat kita simpulkan bahwa yang menjadi persoalan adalah berkurangnya persediaan bahan-bahan pokok dipasaran, lantas apa yang menyebabkan minimnya atau terbatasnya ketersediaan bahan-bahan pokok tersebut? Pertama: hasil produksi pertanian menurun drastis dalam satu tahun terakhir sementara kost produksi meningkat, kedua : anomali cuaca (perubahan tak menentu) dan hama penyakit, kekeringan dan banjir mengakibatkan petani mengalami gagal panen. Ketiga : menurunnya motivasi petani untuk tetap mempertahankan dan menggarap lahan pertaniannya. Hal ketiga ini tentu diakibatkan oleh persolan-persoalan di atas (hal pertama dan kedua). (more…)

admin @ 7:58 am
Filed under: Berita