SETARA MENGUCAPKAN SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA 1431 H
  • Google
    Google ad goes here
  • Find
  • September 2010
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    27282930  
  • Categories
  • Meta
  • Locations of visitors to this page
  • Anda pengunjung ke :
Harga Sawit Membaik tapi Produksi Sawit Turun Drastis; Petani Semakin Tidak Mampu Membeli Pupuk.

Posted on Tuesday 21 July 2009

 

‘Sawit adalah tanaman andalan’- Demikianlah sebutan atau tepatnya jargon yang diberikan oleh Pemerintah Jambi terhadap tanaman komodity ekspor terbesar ini. kenapa demikian? Karena pengalaman yang telah dirintis sejak tahun 1990 lalu telah membuktikan bahwa program pengembangan perkebunan kelapa sawit telah berhasil menciptakan pembangunan infra struktur pedesaan dan peningkatan kesejateraan petani, terutama bagi masyarakat transmigran yang tersebar di hampir semua kabupaten yang ada di propinsi Jambi. Tanaman kelapa sawit mampu merubah keadaan ekonomi petani biasa menjadi masyarakat berkelas yang mampu membeli kendaraan mewah dan membangun rumah megah. Pemandangan indah ini cukup membius sebagian besar masyarakat luas, hal ini ditandai dengan selalu tersedianya lahan masyarakat untuk dikonversi menjadi perkebunan kelapa sawit, baik untuk diusahakan secara mandiri/ swadaya ataupun untuk diusahakan dengan cara terlibat skema kerja sama dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit/mitra, tanpa melihat sisi lain yakni konflik sosial dan kerusakan lingkungan yang turut serta menyertai laju perkembangannya.

 

Turunnya harga TBS/Tandan Buah Segar dari Rp. 2000/Kg menjadi Rp. 800 hingga Rp. 500/Kg pada Agustus tahun lalu sebagai dampak langsung krisis global cukup membuat petani sawit mengalami shok bahkan depresi. Akan tetapi kondisi ini tidak menyurutkan langkah pihak-pihak terkait seperti petani, pengusaha dan pemerintah untuk terus menambah luas perkebunan kelapa sawit, dan ironisnya perluasan ini belum disertai dengan sistem perangkat pendukung penting seperti kepastian ketersediaan bibit bersertifikat, pupuk dan bahan kimia/pestisida pengusir hama. Kenyataan ini menjadi tantangan terbesar yang dialami petani kelapa sawit baik petani mitra ataupun petani swadaya. (more…)

admin @ 12:12 pm
Filed under: Kampanye SETARA